31 Desember 2007

CINTAI RASULULLAH









Rasulullah s.a.w, Kekasih Allah SWT

Ya…Rasulullah, Kami cinta pada mu
Kami susuri sirah mu
Kami ikuti sunnah mu.










Keutamaan Nabi Muhammad s.a.w



Terjemahannya:


Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang hak agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai sakएसi.




Terjemahannya:


Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mu'min). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.


Hadits Rasulullah s.a.w.


Dari Abu Na'im dalam kitabnya, "Al Hidayah" telah meriwayatkan sebagai berikut: "Allah SWT telah memberi wahyu kepada Nabi Musa as, nabi Bani Israil, bahwa: "Barang siapa yang bertemu dengan Aku, padahal ia ingkar pada Ahmad, niscaya akan Aku masukkan dirinya kedalam neraka."


Nabi Musa as berkata: "siapa Ahmad itu, Ya Rabbi?"


Allah SWT berfirman: "Tidak pernah Aku ciptakan mahluk yang lebih mulia menurut pandangan-Ku daripadanya. Telah Ku tuliskan namanya dengan Nama-Ku di Arasy sebelum Aku ciptakan tujuh lapis langit dan bumi. Sesungguhnya syurga itu terlarang bagi semua makhluk-Ku, sebelum ia dan ummatnya terlebih dahulu memasukinya."


Nabi Musa as berkata: "siapakah ummatnya itu?"


Firman Allah SWT: "Mereka yang banyak memuji Allah. Mereka memuji Allah sambil naik, sambil turun daripada setiap keadaan. Mereka mengikat pinggang (menutup aurat) dan berwudlu' membersihkan anggota badan. Mereka shaum siang hari, bersepi diri dan berzikir sepanjang malam. Aku terima amal yang dikerjakan mereka dengan ikhlas, meskipun sedikit. Akan Ku masukkan mereka kedalam surga karena kesaksiaannya: Tiada Tuhan yang sebenarnya wajib diibadahi selain Allah."


Nabi Musa as berkata: "Jadikanlah saya nabi ummat itu."


Allah SWT berfirman: "Nabi ummat itu dari mereka sendiri."


Nabi Musa as berkata: "Masaukkan saya dalam golongan ummat nabi itu."


Allah SWT berfirman: "engkau lahir mendahului nabi dan ummat itu, sedang ia lahir kemudian. Aku berjanji kepada mu untuk mengumpulkan engkau bersamanya didalam Darul-Jalal (Surga)."







Cinta kepada Nabi Muhammad s.a.w




Terjemahannya:


"(Hukum-hukum tersebut) itu adalah ketentuan-ketentuan dari Allah. Barangsiapa taat kepada Allah danRasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya kedalam syurga yang mengalir didalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang besar."


Rasulullah s.a.w bersabda:


"Tidak beriman seseorang dari pada kamu, sehingga ia mencintai aku lebih daripada anaknya, ayahnya dan manusia semuanya." (H.R. Bukhary, Muslim dan Ahmad: Al-Jami').







Kisah Kecintaan para Sahabat kepada Nabi Muhammad s.a.w



Abu Bakr Ash Shiddiq r.a.



  1. Pada saat pertama kali beliau dan Rasulullah s.a.w pergi ke Ka'bah untuk menyatakan keIslamannya dihadapan kafir-kafir Quraisy, Rasulullah s.a.w menyarankan jangan, tetapi karena kecintaan beliau kepada Agama Allah SWT dan Rasulul-Nya. Beliau langsung saja mengucapkan kalimah tauhid dihadapan pemuka-pemuka kaum kafir Quraisy, pada saat itulah belau dan Rasulullah s.a.w diserang oleh orang Quraisy dan Abu bakr r.a melindungi tubuh Rasulullah s.a.w dengan tubuhnya. Abu Bakr r.a ditendang, dipukul dengan terompah (sepatu/kasut) sehingga berdarah tubuh beliau sedemikian parahnya sehingga beliau tidak sadarkan diri 1 hari lamanya, dalam keadaan yang demikian, Bani Teen, orang dari suku beliau membawa beliau pulang, sedang Rasulullah s.a.w telah Allah SWT selamatkan dengan Qudrah-Nya.Setelah lama tak sadarkan diri Abu Bakr r.a. membuka mata dan kata-kata yang pertama keluar dari mulut beliau ialah:"Bagaimana keadaan Rasulullah s.a.w ?" Kata-kata ini berulang-ulang terucap dari mulut beliau dan berkata:"Demi Allah, saya tidak akan makan sesuatu apapun sehingga saya melihat wajah Rasulullah s.a.w." Allahu Akbar! (lihat Kitab Faza-e-lulAmal)


  2. Ketika berhijrah beliau mendapat kehormatan mendampingi Rasulullah s.a.w dan ditinggalkan anak- isteri, ayah yang sudah tua dan semua modal-modal usahanya. Beliau merasa cukup dengan Allah SWT dan Rasulullah s.a.w.

  3. Ketika dalam ghazwah dan pertempuran, beliau senantiasa mendampingi Rasulullah s.a.w. dalam ghazwah (perang yang dipimpin oleh Rasulullah s.a.w sendiri) beliau mengambil bagian menjaga markaz dan perkemahan Rasulullah s.a.w. Dalam ghazwah Uhud, beliau menjadi benteng pagar betis melindungi Rasulullah s.a.w dalam berkecamuknya perang. Kaum Muslimin diserang dari muka dan belakang dan disaat kaum Muslimin banyak yang syahid, Abu Bakr dan sahabat lain membuat lingkaran untuk melindungi tubuh Rasulullah s.a.w dengan tubuh-tubuh mereka menjadi benteng pelindung tubuh Rasulullah s.a.w dari serangan panah, tombak dan lembing kaum kafir Quraish. Allahu Akbar!.

  4. Pernah Ali bin Abi Thalib berkata kepada sahabat-sahabat yang senantiasa bergaul dengannya. "Abu Bakr adalah orang yang paling gagah dan pemberani, ketika ghazwah Badr tidak orang yang sanggup menjaga dan mendapingi Rasulullah s.a.w, tetapi beliau sanggup dan lebih dari pada itu, Demi Allah, aku pernah melihat dengan mata kepala ku sendiri ketika orang-orang Quraisy mengelilingi Nabi s.a.w dan ingin melukai dan membunuh Rasulullah s.a.w. Mereka melontar kata-kata kotor terhadap Rasulullah s.a.w. "Engkaukah yang mengatakan Tuhan itu satu?" Demi Allah, tiada seorangpun yang sanggup mendekati dan membela Rasulullah s.a.w dalam keadaan yang sangat kritis demikian selain Abu bakr r.a. Ia datang ketempat itu dan disebakkannya orang-orang banyak dan ia berkata dengan suara yang lantang dan bergema:"Celakalah kalian, apakah berani kamu membunuh seseorang yang hanya menyebut Tuhanku Allah." Lalu Ali bin Abi Thalib membuka serbannya dan menangis.(K.H.M. Ali Usman. Sepuluh Sahabat Utama Rasulullah s.a.w )


Umar bin Khattab r.a.



"Ada yang meriwayatkan bahwasanya Umar pernah berkata kepada Rasulullah s.a.w: "Ya Rasulullah, sesungguhnya engkau lebih ku cintai dari segala sesuatu, kecuali kecintaanku terhadap diri ku. Nabi s.a.w menjawab: "Ya Umar, engkau belum lagi mencintai aku, sebelum engkau melebihkan cintamu itu daripada kepada diri mu sendiri. Mendengar itu Umarpun berkata:"Demi Allah, engkau ya Muhammad, lebih ku cintai dari diriku sendiri! Rasulullah s.a.w menjawab: "Barulah sekarang engkau mencintai aku hai umar." (H.R.. Bukhary, Muslim dan Ahmad)



Usman bin Affan r.a.



  1. Pada saat perintah hijrah datang dari Rasulullah s.a.w. ia segera melaksanakan perintah itu, tidak mengigat rumah tangga, harta kekayaan dan perusahaan dagangnya, namun ia rela meninggalkan semua itu, demi melarikan Agama Allah SWT dan Rasul-Nya. Beliau dan kaum Muhajirin bergembira karena telah termasuk dalam firman Allah SWT:


  2. Terjemahannya:


    Dan sesungguhnya Tuhanmu (pelindung) bagi orang-orang yang berhijrah sesudah menderita cobaan, kemudian mereka berjihad dan sabar; sesungguhnya Tuhanmu sesudah itu benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.


  3. Pada musim panas, kaum Muslim kekurangan air, hanya ada satu saja sumur Rumah milik orang Yahudi yang mengalirkan air jernih dan tidak kering. Yahudi itu menjual kepada orang Muslim tiap satu qirbah (1 Kg = dua kati kurma). Hal ini sangat menyusahkan kaum Muslimin, sehingga Rasulullah s.a.w. bersabda: "Barang siapa yang membeli Sumur Rumah ia akan dimasukkan kedalam surga." Demikian di dengarnya oleh beliau, lalu segeralah telaga itu dibelinya dan diwakafkan kepada kepentingan kaum Muslimin.


Ali bin Abi Thalib r.a.




  1. Beliau anak kecil yang pertama sekali membenarkan kerasulan Muhammad s.a.w dan masuk Islam ketika beliau berusia 8 tahun. Dengan itulah beliau digelari dengan :KaramAllahu Wajhahu.

  2. Beliaulah yang mengantikan tempat tidur Rasulullah s.a.w pada saat rumah Rasulullah s.a.w dikepung oleh pemuda-pemuda dan tukang bunuh dari berbagai kabilah di Quraisy dengan senjata terhunus, demi menyelamatkan Rasulullah s.a.w beliau tidur mengantikan tenpat tidur nabi dan beliau Rasulullah s.a.w tugaskan untuk memulangkan barang amanah yang pernah dititipkan oleh kaum Quraisy kepada Rasulullah s.a.w.

  3. Beliaulah orang yang tunduk atas perintah Rasulullah s.a.w, yaitu orang yang terakhir berhijrah ke Madinah. Beliau, Rasulullah s.a.w tinggalkan dengan perenpuan dan anak-anak. Beliau bertanya kepada nabi tentang hal tersebut dan Rasulullah s.a.w menjawab: "Tidakkah engkau rela kedudukan mu dengan ku bagaikan kedudukan Nabi Musa a.s dengan Nabi Harun a.s."

  4. Beliau pernah ditanya tentang cintanya kepada Rasulullah s.a.w. beliau menjawab: "Demi Allah, kami menganggap Rasulullah s.a.w, lebih berharga dari anak-anak kami dan ibu-ibu kami. Untuk berada disamping baginda adalah lebih berharga kepada kami daripada meminum air sejuk ketika terasa terlalu dahaga." Allahu Akbar!






(Bukti Cinta kita kepada Rasulullah s.a.w)




Terjemahannya:


Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.



Rasulullah s.a.w bersabda:


"Dari Abu Hurairah r.a. saya mendengar Rasulullah s.a.w bersabda: Jangan kamu jadikan rumah-rumah mu bagai kubur dan janganlah kamu menjadikan kubur ku sebagai persidangan hari raya. Bersalawatlah kepada ku, karena salawat mu sampai kepada ku dimana saja kamu berada." (H.R. An Nasai, Abu Dawud dan Ahmad disahihkan oleh An-Nawawi)




"Manusia yang paling utama terhadap diriku pada hari Qiamat ialah manusia yang paling banyak bersalawat kepada ku." (H.R. Thurmudzy)



"Bahwasanya do'a itu berhenti antara langit dan bumi, tiada naik, barang sedikit jua daripadanya sehingga engkau bersalawat kepada nabi engkau. (H.R. At Thurmudzy)








Sanjak untuk Nabi Muhammad s.a.w


Oleh

Tgk.Beureunun.(6 Rabiulawal 1421)


Terjemahannya:


Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang


mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.





Nabi Muhammad Rasulullah….


Kami bersumpah dengan Nama Allah


Tiada Tuhan selain Allah


Dan Nabi Muhammad Rasulullah.





Rasulullah…


Jauh masa berlalu sudah


Masa engkau dengan masa kami telah jauh terpisah


Tapi, wahai kekasih Allah


Kami tunduk kepada Allah dengan mengikut syari'ah


Kami ikuti jejak engkau dengan berpandu kepada sunnah.





Ya Rasulullah…


Kami kenang perjuangan, pengorbanan & penderitaan mu dalam sirah


Tiap terkenang air mata kami berlinang, karena rindu semakin bertambah


Wahai kekasih Allah kami cinta pada mu.





Rasulullah…


Kami hanya bisa bermunajat kepada Allah


Semoga kami Allah perkenankan berjumpa dengan engkau di yaumul Qiamah


Kami bersalawat, semoga kami dalam orang-orang yang mendapat syafa'ah.





Kekasih Allah…


Engkau bagaikan cahaya mataharibersinar cerah


Engkau bagaikan bulan purnama yang terserlah


Engkau pembawa cahaya Islam dalam kelam jahiliah.



Engkaulah panutan ummah


Padamu terdapat suri tauladan dan akhlakul karimah.

























Kenangan Peninggalan Baginda Rasulullah s.a.w









Pintu


Janggot Rasulullah


Tapak kaki Rasulullah









Pedang Rasulullah


Surat Rasulullah


Gigi Rasulullah


30 Desember 2007

Jangan sambut 1 januari ...Kenapa?






Kuliah Maghrib yang disampaikan oleh
saudara Zulkifli Nordin .

Di bawah ini adalah intipati kuliah
beliau yang sempat disalin. ..

Di antara lain, beliau mengupas ayat
120, surah Al Baqarah,
وَلَن تَرۡضَىٰ عَنكَ ٱلۡيَہُودُ وَلَا ٱلنَّصَـٰرَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَہُمۡ‌ۗ قُلۡ إِنَّ هُدَى ٱللَّهِ هُوَ ٱلۡهُدَىٰ‌ۗ وَلَٮِٕنِ ٱتَّبَعۡتَ أَهۡوَآءَهُم بَعۡدَ ٱلَّذِى جَآءَكَ مِنَ ٱلۡعِلۡمِ‌ۙ مَا لَكَ مِنَ ٱللَّهِ مِن وَلِىٍّ۬ وَلَا نَصِيرٍ (١٢٠)
mafhumnya :-

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak
sekali-kali akan bersetuju atau suka
kepadamu (wahai Muhammad) sehingga
engkau menurut agama mereka yang telah
terpesong itu).

Katakanlah (kepada mereka):
"Sesungguhnya petunjuk
Allah, agama Islam itulah petunjuk
yang benar".

Dan demi sesungguhnya jika engkau
menurut kehendak hawa nafsu
mereka sesudah datangnya (wahyu
yg memberi)pengetahuan kepadamu
(tentang kebenaran), maka tiadalah
engkau akan peroleh dari Allah
(sesuatupun)yang dapat mengawal dan
memberi pertolongan kepada mu.


Beliau juga menyebut hadith
Rasulullah SAW yang berbunyi,
lebih kurang :

"UmatKu dilalaikan tanpa disedari
seperti semut hitam di atas batu hitam
di malam yang gelap.

Siang ia Islam, malam ia kufur;
dan siang ia kufur, malam ia Islam.
Yahudi & Nasarah yang tidak redha akan
Islam kita akan menggunakan apa saja
cara untuk menyesatkan kita."



Sekarang mereka menggunakan cara yang
begitu halus sampai kita sendiri tidak
sedar yang kita telah mengikuti mereka.
Tengok saja di sekeliling kita..
Contohnya, haribulan.

Berapa ramai yang tahu bahawa cara
tarikh Masehi ini ada kaitannya dengan
tuhan mereka?


21hb Ogos 2002 AD.
Apa maksud AD di belakang?

Makna AD ialah "AnnoDomini";
bahasa Latin yang bermaksud
"Anno" ialah aku/saya,
dan"Domini" ialah tuhan dilahirkan.

Jadi 21hb Ogos 2002 boleh diertikan
sebagai"... beberapa hari
setelah tuhan aku
dilahirkan."


Nauzubillah..
Insaflah kita kerana
secara halus kita mungkin termasuk
dalam kategori umat Nabi Muhammad SAW
seperti di atas.

Sebab tulah kita
dianjurkan supaya beristighfar selalu.


Bila sampai 31 Disember, berapa
ramaikah umat Islam yang meraikan
tahun baru?

Tetapi sedarkah mereka bahawa
telah difatwakan
oleh Sheikh-ul-Azhar, Sheikh Tantawi,
Sheikh Yusof Al-Qardhawi
dan Ulama2 kontemporari
bahawa menyambut 31 Dis.
bererti menyambut ulangtahun hari jadi
tuhan Yahudi & Nasarah?

Bagi mereka yang tidak
tahu, hukumnya fasik,

tetapi bagi mereka yang tahu
(kita sekarang sudah tahu)
hukumnya ialah MURTAD. Nauzubillah.


Sesungguhnya yang baik itu adalah
dari Allah S.W.T dan yang kurang
serta salah dan silap adalah dari
kelemahan saya sendiri.

Wallahu a'lam.
Dapatlah kiranya dipanjangkan,
In sya Allah kita semua
akan diberikan hidayah.'


"Berpesan pesanlah kamu walaupun
dengan sepotong ayat.."

Salam, ya sahabat.

29 Desember 2007

Golongan Kanan dan golongan Kiri



Golongan
Kanan dan golongan Kiri


 


Alhamdulillah.
Tuhan yang patut dipuji


Pemilik
dan Penguasa semua Mahkluk yang bertahta di ‘Arshy


Shalawat
dan salam terjunjung tinggi


Kepada
khataman nabi Muhammad Al-Hasyimi


Wahai
muslimin dan muslimat yang sejati


Teruskan
keta’atan mu pada Ilahi


Berdasarkan
panduan wahyi


Dan
tuntunan sunnatun nabi


 


Percayalah
hanya itulah kejayaan yang hakiki


Janganlah
engkau tergoda dengan bujukan duniawi


Yang
bersifat imitasi dan akan engkau tinggal pasti


‘Amallah
yang setia menemani engkau diakhirat nanti


beruntunglah
wahai wajah-wajah yang bersinar berseri-seri


merasa
teduh dibawah naungan ‘Arashy Ilahi


mereka
berbahagia dan tertawa  dengan karib
dan ahli


Allah
redha kepada mereka kerana ketaatan kepada Allah dan nabi


 


Mereka
masuk dalam syurga yang telah Allah janji


Penuh
nikmat yang belum pernah dirasai


Mereka
bebas minum di sungai-sungai susu dan madu setiap hari


Mereka
tidak berhadas dan keringat mereka adalah kasturi


 


Isteri
mereka adalah bidadari-bidadari


Cantik
jelita dan bermata jeli


Memandangnya
tidak akan puas dan memikat hati


Mereka
selalu bernyanyi untuk meriangkan hati sangsuami


 


Isteri
mereka, Allah janjikan gadis yang selalu suci


Pandangan
mereka hanya kepada suami yang dicintai


Bercumbu
mestra dalam istana dari emas murni


Bercanda
ria di taman-taman syurgawi


 


Bagi
mereka (golongan kanan) wanita-wanita seleha pencinta Allah Izzati


Selalu
bershalawat kepada Saidina nabi


Menjaga
perhiasan mereka dikala terang dan sunyi diri


Tunduk
dan patuh mengikut syari’at Ilahi


 


Beruntunglah
mereka tanpa sedikitpun rugi


Mereka
bersuka ria dengan wildan-wildani syurgawi


Yang
selalu muda, rupawan yang tiada terbandingi


Mereka
akan melayaninya silih berganti


 


Mereka
membawa minuman dalam piala-piala sloki


Dengan
segala jenis air yang dikehendaki dari salsabili


Susu,
madu, khamar dan banyak macam lagi


Mereka
makan daging burung dan peluh keringatnya menjadi minyak wangi


 


Celaka
bagi orang-orang yang mengingkari


Ingkar
kepada Allah dan rasul serta hari yang pasti


Muka
mereka penuh dengan debu hitam yang mengotori


Ketakutan
dan keringat mereka mencucur deras dari pori-pori


 


Kepanasan
oleh matahari yang sejengkal jari


Mereka
mandi dengan keringat sendiri


Mereka
sedih, merintih tiada terperi


Menunggu
giliran nisab amalan ketika di bumi


 


Tatkala
kitab dibagi dan diterima dengan tangan kiri


Kitab
apakah ini yan Rabbi?


Ia
tertulis semua kejahatan tanpa tertinggal sebiji sawi


Mereka
sedih teramat sedih sehingga kerongkongan mereka penuh dengan hati


 


Itulah
balasan bagi mereka yang mengikut nafsu birahi


Sehingga
telah melupakan hari berjumpa dengan yang Maha Mengadili


Mempertanggung-jawabkan
segala amalan yang telah dibuati


Umur,
ilmu dan harta semua ditanyai


 


Datanglah
malaikat penjaga pintu api


Tiada
kasih sayang padanya walaupun sebiji padi


Diseretlah
para manusia yang berdosa kedalam neraka yang penuh api


Tiada
memperoleh makanan kecuali buah zaqqum dari pohon berduri


Tiada
dapat menggemukkan dan tidak dapat mengenyangi


 


Dengan
buah zaqqumlah perut mereka terisi


Kemudian
meminum lelehan besi Allah beri


Itulah
siksa bagi orang yang melupai


Allah
dan rasul serta hari kebangkitan nanti


 


Disiksa
dalam angin dan api yang panas sekali


Membuat
mendidih darah dalam urat nadi


Sekeliling
mereka asab hitam tebal menyelubungi


Tiada
sejuk dan tiada menyenangkan hati


Mereka
itulah yang telah bermewah-mewah dalam kehidupan ini


Membuat
dosa-dosa besar bertumpuk menggunung tinggi


Itulah
mereka daripada golongan yang kiri


 


Wana’uzubillah,
semoga Allah menjauhkan kita dari golongan ini


Dan
memasukkan kita dalam dalam golongan Abrori


Amin
ya Allah, Ya Rahman, ya Karim, Ya ‘Azhim, ya Rabbul Izzati.


 


Wassalam


Rabu.
17 Zulhijjah 1423 H/ 19 Februari 2003


Mesjid
As-Sarfiah, Teluk Wea. Yala.


Thailand
Selatan

27 Desember 2007

Cinta Ilahi




Mula kalam hamba aturkan puji

kepada Allah Rabbil Jalali

salawat dan salam terkhas kepada Khataman Nabi

Akhirun Nabi Tauladan setiap insani







Ya Allah...Rabbul 'Izzati

Pemilik Tahta Yang Tinggi

Malam ini daku tuliskan sebuah puisi

untuk meluahkan perasaan hati sanubari

yang lama terkunci







Ya ...Allah yan Rabbi

Apabila pagi cerah berseri

tiada erti tanpa nama Mu terucapi

begitu jua apabila malam datang menutupi

daku mengingati Mu dalam sujud dan berdiri







Ya Allah...rabbul Jalali

kyulakukan semua ini supaya aku Engkau ridhai

hamba berdo'a supaya Engkau masuki dalam Jannah Firdausi

bersama dengan nabi kami Muhammad Salallahu'alaihi wasallam dan sahabi

salawat kepada rasulullah sebanyak yang Engaku sukai







26 Desember 2007

Apa Kewajiban hidup dalam Islam?




Bagi menjamin supaya urusan hidup ini terarah menurut lunas-lunas Islam maka sewajarnya difahami dan dihayati beberapa kewajipan, iaitu:



1. Mengetahui matlamat hidup. Sebagaimana Firman Allah SWT:
“Dan tidak Aku menciptakan jin dan manusia melainkan untuk mereka mengabdikan diri (kepadaKu).- Surah az-Zariyat: ayat 56



2. Mamahami nilai dunia berbanding dengan nilai akhirat.
Firman Allah SWT:
“Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya apabila dikatakan kepada kamu: “Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah, kamu berasa berat dan ingin tinggal di tempat kamu ? Apakah kamu berpuas hati dengan kehidupan dunia sebagai ganti kehidupan akhirat? Pada hal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan akhirat) hanyalah sedikit.”- Surah at-Taubah: ayat 38



3. Mengetahui hakikat kematian dan mengambil pengajaran daripada kematian yang pasti berlaku kepada setiap manusia sebagaimana Firman Allah SWT:
“Tiap-tiap yang berjiwa akan menemui mati.”
- Surah Ali ‘Imran: ayat 185



4. Mengetahui benar-benar akan hakikat Din al-Islam dengan cara mempelajari dan mendalami dasar-dasar dan hukum-hakamnya.



5. Mengetahui hakikat jahiliyyah, iaitu dengan meneliti ciri-ciri pemikiran, aliran dan perancangannya. Di samping itu, mendedahkan akibat serta keburukan Jahiliyah. Dengan memahami Jahiliyyah barulah orang-orang beriman tidak terperangkap ke dalam jaring-jaringnya. Ini selaras dengan sabda Rasulullah S.A.W. yang bermaksud:


“Sesiapa yang mempelajari bahasa sesuatu kaum, ia terselamat dari tipu daya mereka.”