Tampilkan postingan dengan label Tabligh. Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tabligh. Islam. Tampilkan semua postingan

07 Februari 2008

Karkuzzari

null

null

Inilah satu tulisan yang saya namai akannya KARKUZARI (laporan) mengenai Jord / Ijtima’ Jamaah Tabligh di Bangkok Thailand.

Kedatangangan

Kedatangan kami (para Karkun - Pendakwah) disambut dengan penuh ikramul muslimin oleh karkun tempatan di Airport Bangkok, kami dipersilahkan menaiki keretaa yang agak mewah dan kami bertanya / sembang dengan mereka sopir / driver berkata ini adalah mobil / kereta dari Karkun bisnisman (Koprat) yang membawa kami ke Markaz Bangkok (Thailand) (subhanAllah Kereta mereka guna dijalan Allah menjemput saudara seislam di Airport Pulang Balik)

Keadaan Bangkok

Saat kami masuk kawasan Markaz Tabligh di Bangkok dan sepanjang jalan dari Airport menuju ke Markaz, kami merasa kagum dan Memuji Allah Ta’ala & Mentahmidkan Allah , Subhanallah wal hamdulillah wabihamdihi kami seakan tidak percaya kami lihat hal dan ihwal keadaan umat Islam Thai di Bangkok kita dapat membedakan antara yang Islam dengan yang non Islam (Budha dan agama lain). Muslim lelaki dewasa, remaja dan anak-anak dengan berkopiah Islami dan berjubah sedangkan Muslimatnya dengan memakai purdah dan baju muslimat dengan menutut aurat. Mungkin dinegara Islam yang agak modern kita masih gagal untuk menbedakan yang mana islam dan yang mana kafir.

Keadaan Markaz

Keadaan lebih mengagumkan kami dimana kawasan Markaz dimana wujudnya bisnis Islami yang di monopoli oleh orang orang islam dan mereka meninggalkan perniagaan itu saat-saat seruan Azan dilaungkan memanggil untuk menyembah dan sujud pada Allah. Kami lihat kaum muslimin dari berbagai penjuru dunia datang dan berhimpun semata kerana Allah, kasih sayang dan cinta sesama muslim dengan tidak membadakan kasta dan derjat dunia (kita semua Hamba kepada Allah )

Muslimin di Markaz

Kami saling bertanya khabar, berta’aruf bersama, mendengar ta’lim bersama, duduk dalam bayan bersama, solat berjamaah bersama dan makan berjamaah.

Intipati Bayan Jord Eldest (hari 1,2 & 3)

  1. Bayan Eldest bertumpu pada Kalimah Lailahaillallah Muhammadur Rasulullah (Tauhid, Sunnah Nabi) bagaimana kalimah itu dapat dihayati dalam kehidupan harian kita (ummah Islam)

  2. Kerisauan terhadap diri, tanggungan kita, isteri keluarga, kampung, negeri, negara, dan dunia. Akan bekal untuk kembali ke kampung akhirat

  3. Islam adalah satu produk yang baik kita (umat islam) kenalah promosikan dalam diri keluarga dan ummat ini dan manusia semua dengan Dakwah dan Tabligh dari itulah kita diminta membagi masa, harta dan diri kita untuk Agama Allah SWT.


Karkuzari sesama Karkun

  1. Karkun Thailand mengapa terjadi pembunuhan dan pengboman diselatan thai, jawab mereka:”sebenarnya yang melakukan pengeboman tersebut bukan semua dari Orang islam tetapi ada oknum yang tak puas hati dan meluahkan rasa dendam mereka untuk membuat kekacauan di Negeri Islam Selatan Thai yang tak ingin islam itu berkembang, tetapi mereka merencana sedemikian tetapi rencanaAllah lain, satu isu yang amat menarik sekarang bahawa Kerajaan Thailand (Pusat) menyeru Supaya diselatan thai mengamalkan Islam benar-benar

  2. Karkun Argentina : di Argentina pun Alhamdulillah Islam mulai meninggakat dan disana telah lama adanya Islam diantaranya dari keluarga yang terpengaruh seperti President Argetina tahun 2003 Carlos Saul MENEM (MENEM adalah Ayahnya yang beragama Islam MUNIM / MUNIR)

  3. Karkun Autralia: Di Autralia telah datang hadis yang nabi Sallahu’alaihi wassalam sabdakan yang mahfumnya: Diakhir zaman Islam hanya tinggal nama sahaja.” Ini telahpun berlaku di Autralia dimana saya pergi ziaran 1 orang nenek dan yang anak cucunya semuanya telah beragama kristian. Maka kami tanya kepada sang nenek kenapa ini bisa berlaku ia menjawab saya hanya pandai ucapkan kalimah Lailahaillah dan lain saya tidak tau karena suami saya tidak mengajarkan dan tidak mendakwahkan Islam kepada saya.

  4. Karkun dari Bangladesh Di sana kami hanya jumlah yang minoriti tetapi dengan izin Allah kami mampu menguasai Ekonomi bangladesh kesemuanya sekali ia umpamakan seperti Malaysia dan Indonesia yang memonopolikan ekonomi mereka adalah kaum cina. Kami tanya apa rahasianya: ia menjawab: Solat 5 waktu kami secara jamaah dan seperti Jumuat (ramai) dan kami solat Duha tiap hari dan kami jaga amalan maqami. (Subhanallah)


Wallahu’lam Subhanakallahu wabihamdika, Ashaduanlailahaila Anta Astagfiruka Wa atubu ilaih


Tgk.Beureunun

27 -01-1429 H

06 Januari 2008

Fadhail Amal (satu Diskusi 2)



Assalamualaikum Wr Wb

Soalan:

Jama'ah Tabligh tidak membedakan (tidak selektif) dalam masalah hadits.Tidak membedakan mana yang shahih dan mana yang dha'if. Kenapa bisa sepertiitu (pen terutama dalam kitab Fadhail 'Amal)?

jawab:

1. Para ulama memperbolehkan mengamalkan hadits yang dloif sekalipun sebatas hadits itu diamalkan dalam kerangka fadla'ilul a’mal (untuk memperoleh keutamaan), dan hadits yang dimaksud tidak berkaitan dengan masalah aqidah dan hukum.

2. Adapun terhadap fadhailul amal (keutamaan amal) yang banyak yang dhaif, jumhur (mayoritas) ulama membolehkan digunakan

3. hadis berkenaan sesuatu amalan sepertikelebihan sembahyang-sembahyang sunat, kelebihan zikir, kelebihan sedeqah,kelebihan membaca al-quran, kelebihan ramadhan, kelebihan haji dansebagainya kelebihan seuatu amalan, saya nasihatkan saudara/i amalkan sahajaselagi tidak bertentangan dgn ajaran agama

Kitab yang ada pada jamaah Tabligh kitab FADHAIL AMAL (Kelebihan Beramal) didalamnya ada Nash2 Al-Qur'an hadis2 dan Cerita para Sahabat Rasulullah saw dalam berlumba2 berbuat amal yang soleh. Isi kitabnya diantaranya secara garis besar:

1. Fadhilat Kalimah Tayyibah (LAILAHAILLALLAH) Kalimah Tauhid
2. Fadhilat Mengamalkan Sunnah Nabi s.a.w
3. Fadhilat Solat Berjamaah, Awal waktu
4. Fadhilat Zikir
5. Fadhilat Membaca Al-Qur'an dan Fadhilat seorang hafiz Al-qur'an
6. Fadhilat Ihklas dalam beramal
7. Fadhilat Membantu Sesama Muslim (Ikramuslimin)
8. Fadhilat Dakwah dijalan Allah

Kesemua dalam isi kitab Fadhail Amal adalah tentang kelebihan Amal maka boleh beramal dengannya.

Mereka Para Jamaah Tabligh keluar berdakwah dengan Harta mereka sendiri, keringat sendiri, mengajak manusia yang jauh dgn Allah supaya dekat kepadaNya pada pagi hari dengan latihan 3 hari, 40 hari, 4 bulan dan 1 tahun atau seumur hidup. dan pada malamnya mereka mengadu kepada Allah dengan menangis akan hidayat dalam diri, keluarga dan ummat ini.

Mereka telah berusaha menyusahkan diri mereka untuk agama, belajar pada tahan awal, tetapi sampai ke peringkat iman mereka meningkat dengan cinta kepada Allah mereka dan siapa saja muslimin dan muslimat yang mencapai maqam tersebut akan memsembahkan jiwa (nyawanya) sebagai taruhan di jalan Allah, mungkin sekarang baru masa, uang, diri mereka jauh dari isteri dan keluarga hanya pada beberapa ketika. Belajar susah untuk agama Allah disanalah Akan kita dapati kemanisan Iman.

Kita buka dan baca lembaran sejarah para sahabat Nabi s.a.w yang berhijrah, berdakwah, susah demi agama Allah sehingga Allah redha kepada Mereka kesemuanya. Radhiallahu'anhum.

Kita jangan pandang mereka yang tahap iman dan kemakrifatan yang dekat dengan Allah, tetapi tanyalah diri kita sendiri. saya...apa yang telah saya berikan untuk Allah dan Agama Allah, adakah satu titip keringat telah jatuh kebumi dijalan Allah, adakah puluhan batang pena telah habis dakwat karena menulis ilmu-ilmu agama, apa? Ya Allah tiada ya Allah..mereka berjumpa dengan mereka anak-anak orang islam yang telah jauh dari agama Allah yang telah hanyut dengan globalisasi dunia. Astaghfirullahal 'Azhim

Kembali kepada pangkal pembahasan;
Mereka para Jamaah Tabligh ada juga kitab yang terdiri dari Hadis-hadis Pilihan dengan Judul; AL_MUNTAKHAB HADIS silakan cari.
Logik

Manusia sekarang telah jauh dari Allah dengan lingkungan dan banyak lagi faktor, jadi apa cara untuk mendekatkan mereka kepada Agama:

contoh 1.

Seorang Konglomerat yang ingin melabur saham ia mesti mau tau berapa keuntungan yang akan didapat dalam satu Bisnis, ia mautau Fadhilat baru ia melabur.

Contoh 2

Seorang bayi/ anak-anak yang sedang demam panas ia kan menolak obat, tetapi jika obat itu diubah sedemikian menjadi bau sirup manis maka ia akan meminumnya.

Contoh 3

Tidakkan kita lihat para Walisongo berdakwah terutamanya dipulau Jawa, yang pada saat itu masyarakatnya masih berbaur hindu dan percaya kepad Dewa2 dan suka permainan wayang kulit, maka Wali songopun mengunakan wasah tersebut untuk mengajarkan dakwah mereka.

Contoh 4.

Kita mau mengajak orang yang tidak tau agama maka cara dengan Fadhilat adalah salah satu cara yang baik. Wallahu'alam

Soalan 2

Bila demikian keadaan Jama'ah Tabligh, maka bagaimana sikap keilmiahan dalamberagama akan dibangun sedangkan mereka sendiri tidak peduli dengan shahihatau tidaknya hadits??
jawaban:

Sebenarnya Jamah Tablighyang bergerak dari 1 kampung ke kampung lainnya terdiri dari:

1. Amir (pepimpin jamaah): Biasanya Orang Yang paling lama berpengalaman dalam usaha dakwah
2. Mu'alim, (Ustaz yang mengaji di pasantren yang memiliki ilmu tentang ilmu hadis, quran dan menjadi nasehat kepada para jamaah yang baru bergabung dalam usaha dakwah.) ia yang menunjuk ajar hukum dll, dan pada masa yang sama mereka juga meminta saran dan nasehat alim ulama yang jauh lebih alaim dari mereka. Manusia bukan semua sempurna.
3. Qari (yang pandai membaca Al-qur'an atau Al-Hafiz) mereka biadanya akan dijadikan Iman dalam jamaah tersebut, tetapi jika sesuatu mesjid yang imam telah ditetapkan mereka memberikan peluang kepada Imam yang telah dilantik.
4. Karnun (orang yang ingin belajar agama, sunnah nabi dll)

Jadi setelah kita tau organisasi dalam jamaah tabligh, maka tugas Muallim tadilah yang menapis hadis ini hadis Mutawathir, Hadis, Sahih, Hadis, Hasan, hadis Dhaif ataupun hadis Maudhu'.

Wallahu'alam

Al-fakir ilalAllah.
Teungku Beureunun Al-Asyi (Aceh-Indonesia)

05 Januari 2008

Fadhail Amal (Diskusi 1)

Saya sangat setuju dengan tanggapan saudara, jadi kesimpulannya ialah sebahagian ulama
membolehkan beramal dengan hadis dhaif dalam:

1. Kisah Cerita
2. Pengajaran & nasehat
3.Bertalian dengan Keutamaan Amal (Fadhail Amal)

Dan dilarang mengamal hadis dhaif pada:

1. Perkara yang ada hubungan dengan I'tiqad
2. Menetapkan Hukum halal & haram, Makruh dan Sunat dll

Ada juga sebahagian ulama melarang mengunakan hadis dhaif pada:

1. Hukum jual beli
2. Hukum perkawinan & Thalaq

Imam Nawawi rh.a dalam keterangan mengenai hadis dhaif telah berkata:"Bahwa Ulama hadis Fiqih dan lain-lain telah menetapkan bahwa boleh kita beramal dengan hadis dhaif untuk amalan-amalan utama (FADHAIL AMAL) dan untuk pelajaran mengemarkan dalam berbuat amal soleh dan menakutkan dari berbuat dosa dan maksiat dengan syarat hadis itu belum sampai kepada derjat Hadis Maudhu' (Palsu)(Silahkan baca Kitab Syarah Matan Al-Arba'in Al-Nawawi)

Jadi Kitab Fadhail Amal dalam isi dan kandungan:

1- Tidak bertentangan dengan Aqidah / I'tiqad
2-Tidak menetapkan hukum
3- Tidak mengistimbatkan hukum

lagi pula apa yang ada dalam kitab Fadhail Amal adalah kelenihan kelebihan yang disandarkan pada Dalil Nash Al-Qur'an dan Hadis yang sahih

Sebagai contoh:

Bab 1 Fadhilat Kalimah tayyibah:

Firman Allah dalam Al-Qur'an

Artinya:

Apakah mereka mengambil tuhan-tuhan dari bumi, yang dapat menghidupkan [orang-orang mati]? (21) Sekiranya ada di langit dan di bumi tuhan-tuhan selain Allah, tentulah keduanya itu telah rusak binasa. Maka Maha Suci Allah yang mempunyai ’Arsy daripada apa yang mereka sifatkan. (22)
Dan Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya: "Bahwasanya tidak ada Tuhan [yang hak] melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku". (25)

Bab 2 Fadhilat Solat:

Firman Allah dalam Al-Qur'an:

Artinya:

Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab [Al Qur’an] dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari [perbuatan-perbuatan] keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah [shalat] adalah lebih besar [keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain]. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (45)

Dan Bab lainnya Silahkan Beli Kitab:

1. Munthakhab Hadis Karya Maulana Muhammad Yusuf Kandhalavi rh.a
ada juga yang telah di terjemahkan dalam bahasa oleh Ust. Muhammad Qasim
At-Timori
2. Dalil Enam Sifat Menurut Al-Qur'an & Hadis karya Mufti Zainal Abidin Azhamy

Lagi pun ulama yang mengarang kitab Fadhail Amal adalah Muhadisin yang lebih 'Arif dan Paham akan ilmu hadis mungkin lebih dari pada saudara dan saya.

dibawah ini saya lampirkan biodata. Pengarang kitab FADHAIL AMAL
KLIK DISINI(Minta Maaf saya attach dalam bahasa Inggris)


Saya jadi teringat akan satu kisah benar yang terjadi di turki pada masa silam dimana ada seorang bangsawan yang mengatakan bahwa dalam kitab IHYA ULUMUDDIN karya besar IMAN GHAZALI mengatakan banyak yang dhaif dan ia telah memerintahkan semua penduduknya mengumpulkan pada malam harinya dan berencana besok subuh akan membakar kitab yang telah ditumpuk membukit. pada malam itu iapun tidur dan dalam tidurnya ia berjumpa dengan 1 orang lelaki berjubah putih dan mengadili akan mereka dengan Imam Al-ghazali maka pada akhirnya aduan Imam Ghazali diterima oleh Allah dan sibangsawan tersebut dihukum dengan hukuman cambuk pada belakangnya. pada malam itu tetangganya mendengar bunyi cambuk dan suara bangsawan tersebut yang menjerit kesakitan.

pada waktu subuh tatkala ia bangun ia dapati belakangnya telah berlumuran darah dan ia minta ampun kepada Allah dan menyuruh kitab tersebut disimpan dan dibaca serta diamalkan.


MENGAPA KITA MEMPERTIKAIKAN SEGOLONGAN INSAN ATAU KELOMPOK YANG IHKLAS MEMPERJUANGKAN / MENDAKWAHKAN AGAMA ALLAH DENGAN HARTA MEREKA SENDIRI, DENGAN KERINGAT MEREKA SENDIRI DENGAN AIR MATA MEREKA SENDIRI DAN DENGAN MASA MEREKA SENDIRI MENGAJAK MANUSIA YANG JAUH DARI ALLAH UNTUK DEKAT PADA-NYA DIPAGI DAN SIANG HARI DARI PINTU KE PINTU DARI LORONG KE LORONG DARI DESA KE DESA HANYA TUJUAN MEREKA MENCARI KEREDHAAN ALLAH SEKURANGNYA MEREKA DAPAT MELAKSANAKAN SOLAT BERJAMAAH, MENUNGGU SALAT SELEPAS SOLAT, BERSOLAT DENGAN IMAM DENGAN TIDAK MENINGGALKAN TAKBIRATUL IHRAM, MENDAPAT PAHALA BERITIKAF DI MESJID, DAPAT MELAKSANAKAN SOLAT SUNAT BAKDIAH DAN QABLIAH, DAPAT MENDENGAR MAJLIS ILMU, DAPAT MEMBACA AL-QUR'AN DAN MEMPERBETULKANNYA.

KITA SEKARANG MENCOBA MENGHALANG MEREKA DENGAN MENGATAKAN KUMPULAN DAN KELOMPOK INI ADALAH;
1- SESAT
2- BID'AH
3-BUKAN AHLU SUNNAH WALJAMAAH
4- TIDAK BERILMU

SEDANGKAN PARA PENDAKWAH KRISTIAN DAN YAHUDI SEDANG MARAKNYA BERDAKWAH YANG MEREKA SALING MEMBANTU SATU DENGAN YANG LAIN, KITA LIHAT BERAPA RAMAI ORANG ISLAM TELAH MURTAD KARENA KELEMAHAN IMAN,

BAGAIMANA PULA DENGAN BERBAGAI ALIRAN YANG TELAH BERPENYAKIT DALAM ISLAM:
1- ISLAM LIBERAL
2- ISLAM SEKULAR
3-PLURALISME AGAMA
4- SISTER IN ISLAM
5- DLL

DAKWAH ADALAH TANGGUNG JAWAB SAYA, SAUDARA DAN UMMAT NABI MUHAMMAD S.A.W


FIRMAN ALLAH DALAM AL-QUR'AN

" Hendaklah ada diantara kamu ummat yang menyeru kepada kebaikan, menyuruh dengan makruf dan melarang dari yang mungkar dan mereka itulah yang menang "
" Janganlah kamu seperti orang-orang yang berpecah-belah dan berselisih setelah datang kepada mereka beberapa keterangan dan untuk mereka itulah siksaan yang besar "
" Pada hari (kiamat) ada yang putih muka dan ada yang hitam muka. Adapun orang-orang yang hitam mukanya (dikatakan kepadanya) : " Mengapakah kamu kafir sesudah kamu beriman ? Sebab itu rasailah olehmu siksaan kerana kamu kafir "
" Adapun orang-orang yang putih mukanya, mereka dalam rahmat Allah (Syurga) serta kekal didalamnya "
" Demikianlah ayat-ayat Allah, Kami bacakan kepada engkau dengan sebenarnya dan Allah tiada hendak menganiaya orang-orang dalam alam "
" Bagi Allah apa yang dilangit dan apa yang dibumi dan hanya kepada Allah dikembalikan segala urusan "
" Adalah kamu sebaik-baik ummat yang dilahirkan bagi manusia supaya kamu menyuruh dengan makruf dan melarang dari yang mungkar serta beriman kepada Allah. Kalau berimanlah ahli kitab, nescaya lebih baik bagi mereka tetapi setengah mereka beriman dan kebanyakkan mereka fasik "
{Surah Ali Imran: Ayat 104-110}

Wallahu'alam Bissawab
Subhanakallah lailma lana illa ma'alam tana
faghfirli wa liwalidayya walijami il muslimin wal muslimat al ahya minhum wal amwat
Min 'ibadid dhaif wal fakir illa Allah Azza wajalla.