06 Januari 2008

Adakah Amalan Orang hidup dapt diambil manfaat oleh Orang Mati?

(Inti sari Ceramah Agama Tuan Guru Dato' Prof. Dr. Harun Din Al-Hafiz)

Ya Jawabannya, Ini beberapa Bukti yang Amalan orang hidup dapat bermanfaat bagi simati.

1. Do'a yang dibaca oleh orang hidup kepada si-mati, Dalil Al-Qur'an dan Do'a dalam rukun khutbah : Rabbigfili waliwalidayya walijamiil muslimin walmuslimat al'ahya minhum wal amwat:
mahfumnya : ampunilah dosaku, Ibu bapak ku dan orang Islam yang masih Hidup dan yang telah mati. (yang telah matipun di do'akan, maknanya do'a orang hidup sampai kepada orang mati jika memenuhi syarat dan rukun terta adap berdo'a)

2. Syafaat Nabi Muhammad
tatkala kita di bangkitkan dan amalan kita ditimbang oleh Allah swt, maka ada hamba Allah yang amalan kebaikan dan kejahatannya adalah sama, maka Rasulullah s.a.w memberikan syafaatnya kepada ummatnya itu dan beratlah timbangan kebaikannya:
beratnya timbangan itu bukan karena amalannya tetapi amalan orang lain (Rasulullah) kepada nya karena sifah rahman dan rahim baginda s.a.w.

3. syafa'at para Nabi2, syuhada, shalihin, ulama, dan lain-lain, serta Penghafal Al-qur'an yang beramal dengannya. maka ia dapat memberi syafaat kepada keluarganya, Ibu bapanya, jiran yang baik dengan nya kawan serta lain -lain. syafaat yang disebutkan ialah syafaat kecil seperti pada saat menanti untuk dihisap manusia sumua dalam kedaan takut dan mereka berkeringat dan kepanasan bagi mereka yang mendapatkan syafaat dari Al-hafiz mereka akan ada teduhan dan cahaya (wallahu 'alam) teduhan, cayaya tersebut bukan karena amalannya tetapi karena amalan orang lain yaktu al-hafiz

4. Do'a para malaikat-malaikat Allah yang berada dilangit dan di bumi sentiasa berdo'a kepada orang yang saleh beramal dan berakhlak mulia yang beriman kepada Allah. ya Allah rahmatilah ia dan ampunilah dosa-dosanya. ini do'a Hamba Allah yang lain yang meminta keampunan dan rahmat kepadanya.

5. Orang yang telah mati dan meninggalkan dosa dan pernah tersalah dan menyakiti hati orang lain yang masih hidup, maka pada acara pengebumiaan nya maka pihak saudaranya akan mengumumkan bahawa jika si mnayat ini ada kesalahan harap di maafkan dan jika ada hutang silakan berjumpa dengan ahli keluarganya. ia simayat akan mendapat kemaafan dari orang hidup jika dalam hatinya dengan rela memaafkan dosa-dosa simayat.

6. Anak yang mati dalam keadaan Kecil lagi belum baligh. InsyaAllah iakan masuk syurga, masuk syurga anak itu bukan karena amalannya tetapi karena Ibu bapanya yang beragama Islam dan Beriman Kepada Allah. kiata mungkin biasa dengar kisah dan cerita kiasah dalam surah Kahfi. bahwa nabi Khaidir dan nabi Musa as menegakkan satu bangunan yang hampir roboh dan dibawahnya ada harta karun anak yatim itu mendapat syafaat karena ibu dan bapa nya adalah orang yang soleh.

7. Insan - insan atau hamaba Allah yang mati ketika Masa Fatrah (zaman ketika terputusnya utusan atau rasul sambil menunggu kedatangan rasul yang lain) pada masa itu mereka masuk syurga bukan karena malan mereka, tetapi karena rahman dan rahim Allah. Allah tidak akan mengazab hambaNya sebelum IaNya menurunkan rasulnya.

8. Besedekah untuk pihak simati adalah akan sampai pahala dan ganjaerannya.
seperti wakaf
bacaan qur'an orang yang hidup dan diniatkan pahala untuk simati.

9. Upah haji dan Ummah
ibadah haji atau Ummarah yang dibuat oleh oarang lain atas nama seseorang maka ia adalah sah bagi yang diniatkan dn bagi yang melakukannay akan mendapat pahala dan wang.

10. Nazar bagi simati
jiak simati semasa hidupnya pernah bernazar kepada Allah dan cita/ hajatnya tercapai tetapi ia belum menunaikan nazar tersebut maka bagi pihak keluarganya wajib melakukan nazar si mati niat untuknya , maka simati akan tertunai nazarnya tas perbuaatan pihak keluarganya.

11. Solat 1 oarang mendapat pahala 1/ 10
tepapi datang 1 orang yang lain dan menjadi makmum maka otamatis pahala akan menjadi 27/ 25
27/25 tersebut bukan karena amalan dia tetapi karena amalan orang lain yang dapang dan mengikut imam dengannya.

12. Simati yang dihalalkan hutangnya oleh pihak yang memberi hutang
amalan ini bukan karena amalnya tetapi karena sifat baik sipemberi hutang dan menghalalkan baginya.

13.Seseorang yang pergi berjumpa seseorang dengan hajat tertentu tetapi didapatinya ia sedang berdikir dalam kelompok Zikir dan ia terpaksa tungu.
maka orang yang tunggu majlis zikir itu akan mendapat pahal yang sama seperto oatang yang berzikir bukan karena amalanna itu tetapi karena kemuliaan majlis zikrullah dan ia mendpat pahala yang sama.

14. Jumlah orang yang solat jenazah
makain ramai orang yang solat jenazah maka semakin besar peluang bagi simayat mendapat keampunan dari Allah, jadi amalan tersebut bukan karena alannya tetapi karena amalan orang lain yang bertambah-tambah dlam membuat saf dan bersolat jenazahnya.

15. Solat Jumaat akan sah jika dihadhiroi oleh 40 oarang penduduk mukim,
jika sesuatu kampung hanya dihadhiri oleh 39 orang saja maka mereka tidak bisa bersolat jumaat tetapi solat zuhur saja dengan berjmaah tetapi dengan datang 1 orang shaja lagi mereka akan bersolat jummat dan berkhutbah, jadi ini bukan karena amalan mereka tetapi karena datangnya 1 orang lagi.

16. Sesebuah kampung atau desa yang ada nabi padanya dan nabi tersebut memohon supaya Allah jauhkan atau tangguhkan bala atas kaum/ kampung tersebut
ijadi tertanguhnya bala tersebut bukan karemna amalan orangkampung tersebut tetapi karena do'a seorng nabi yang Allah makbulkan

17. Sesebuah kampung atau desa yang dilanda musim kemaru panjang maka keluarlah orang yang saleh diantra mereka dengan mengumpulkan orang kampung dilapangan untuk solat minta hujan
hujan itu datang bukan karena amalan orang kampung tetapi amaln orang yang soleh tersebut.

18. Janji Allah dlam Al-Qur'an akan terjadi kerusakan diatas muka bumi jika Allah tidak menahan akan satu kelompok diatas kelompok yang lain
tdak berlakunya kerosakan diatas muka bumi karena Penjagaan Allah SWT

19.Zakat fitrah
wajib mengeluarkan zakat fitrah bagi kaak-/ bayi baru lahir, ini bukan karena amalan budak kecil tersebut tetapi karean amalan ayah/ oarang jaganya.

20. Do'a pokok / mahluk yang hidup kepada si mati.
Cerita pad mas Nabi s.aw yang memacak pelepah kurma yang hidup dan dibelah dua serta dipacakkan atas 2 kubur orang islam yang sedang diazab oleh Allah, maka dengan do'a pelepah kurma tersebut ia akan ringan azabnya

Wallahu'alam

Tgk.Beureunun

Fadhail Amal (satu Diskusi 2)



Assalamualaikum Wr Wb

Soalan:

Jama'ah Tabligh tidak membedakan (tidak selektif) dalam masalah hadits.Tidak membedakan mana yang shahih dan mana yang dha'if. Kenapa bisa sepertiitu (pen terutama dalam kitab Fadhail 'Amal)?

jawab:

1. Para ulama memperbolehkan mengamalkan hadits yang dloif sekalipun sebatas hadits itu diamalkan dalam kerangka fadla'ilul a’mal (untuk memperoleh keutamaan), dan hadits yang dimaksud tidak berkaitan dengan masalah aqidah dan hukum.

2. Adapun terhadap fadhailul amal (keutamaan amal) yang banyak yang dhaif, jumhur (mayoritas) ulama membolehkan digunakan

3. hadis berkenaan sesuatu amalan sepertikelebihan sembahyang-sembahyang sunat, kelebihan zikir, kelebihan sedeqah,kelebihan membaca al-quran, kelebihan ramadhan, kelebihan haji dansebagainya kelebihan seuatu amalan, saya nasihatkan saudara/i amalkan sahajaselagi tidak bertentangan dgn ajaran agama

Kitab yang ada pada jamaah Tabligh kitab FADHAIL AMAL (Kelebihan Beramal) didalamnya ada Nash2 Al-Qur'an hadis2 dan Cerita para Sahabat Rasulullah saw dalam berlumba2 berbuat amal yang soleh. Isi kitabnya diantaranya secara garis besar:

1. Fadhilat Kalimah Tayyibah (LAILAHAILLALLAH) Kalimah Tauhid
2. Fadhilat Mengamalkan Sunnah Nabi s.a.w
3. Fadhilat Solat Berjamaah, Awal waktu
4. Fadhilat Zikir
5. Fadhilat Membaca Al-Qur'an dan Fadhilat seorang hafiz Al-qur'an
6. Fadhilat Ihklas dalam beramal
7. Fadhilat Membantu Sesama Muslim (Ikramuslimin)
8. Fadhilat Dakwah dijalan Allah

Kesemua dalam isi kitab Fadhail Amal adalah tentang kelebihan Amal maka boleh beramal dengannya.

Mereka Para Jamaah Tabligh keluar berdakwah dengan Harta mereka sendiri, keringat sendiri, mengajak manusia yang jauh dgn Allah supaya dekat kepadaNya pada pagi hari dengan latihan 3 hari, 40 hari, 4 bulan dan 1 tahun atau seumur hidup. dan pada malamnya mereka mengadu kepada Allah dengan menangis akan hidayat dalam diri, keluarga dan ummat ini.

Mereka telah berusaha menyusahkan diri mereka untuk agama, belajar pada tahan awal, tetapi sampai ke peringkat iman mereka meningkat dengan cinta kepada Allah mereka dan siapa saja muslimin dan muslimat yang mencapai maqam tersebut akan memsembahkan jiwa (nyawanya) sebagai taruhan di jalan Allah, mungkin sekarang baru masa, uang, diri mereka jauh dari isteri dan keluarga hanya pada beberapa ketika. Belajar susah untuk agama Allah disanalah Akan kita dapati kemanisan Iman.

Kita buka dan baca lembaran sejarah para sahabat Nabi s.a.w yang berhijrah, berdakwah, susah demi agama Allah sehingga Allah redha kepada Mereka kesemuanya. Radhiallahu'anhum.

Kita jangan pandang mereka yang tahap iman dan kemakrifatan yang dekat dengan Allah, tetapi tanyalah diri kita sendiri. saya...apa yang telah saya berikan untuk Allah dan Agama Allah, adakah satu titip keringat telah jatuh kebumi dijalan Allah, adakah puluhan batang pena telah habis dakwat karena menulis ilmu-ilmu agama, apa? Ya Allah tiada ya Allah..mereka berjumpa dengan mereka anak-anak orang islam yang telah jauh dari agama Allah yang telah hanyut dengan globalisasi dunia. Astaghfirullahal 'Azhim

Kembali kepada pangkal pembahasan;
Mereka para Jamaah Tabligh ada juga kitab yang terdiri dari Hadis-hadis Pilihan dengan Judul; AL_MUNTAKHAB HADIS silakan cari.
Logik

Manusia sekarang telah jauh dari Allah dengan lingkungan dan banyak lagi faktor, jadi apa cara untuk mendekatkan mereka kepada Agama:

contoh 1.

Seorang Konglomerat yang ingin melabur saham ia mesti mau tau berapa keuntungan yang akan didapat dalam satu Bisnis, ia mautau Fadhilat baru ia melabur.

Contoh 2

Seorang bayi/ anak-anak yang sedang demam panas ia kan menolak obat, tetapi jika obat itu diubah sedemikian menjadi bau sirup manis maka ia akan meminumnya.

Contoh 3

Tidakkan kita lihat para Walisongo berdakwah terutamanya dipulau Jawa, yang pada saat itu masyarakatnya masih berbaur hindu dan percaya kepad Dewa2 dan suka permainan wayang kulit, maka Wali songopun mengunakan wasah tersebut untuk mengajarkan dakwah mereka.

Contoh 4.

Kita mau mengajak orang yang tidak tau agama maka cara dengan Fadhilat adalah salah satu cara yang baik. Wallahu'alam

Soalan 2

Bila demikian keadaan Jama'ah Tabligh, maka bagaimana sikap keilmiahan dalamberagama akan dibangun sedangkan mereka sendiri tidak peduli dengan shahihatau tidaknya hadits??
jawaban:

Sebenarnya Jamah Tablighyang bergerak dari 1 kampung ke kampung lainnya terdiri dari:

1. Amir (pepimpin jamaah): Biasanya Orang Yang paling lama berpengalaman dalam usaha dakwah
2. Mu'alim, (Ustaz yang mengaji di pasantren yang memiliki ilmu tentang ilmu hadis, quran dan menjadi nasehat kepada para jamaah yang baru bergabung dalam usaha dakwah.) ia yang menunjuk ajar hukum dll, dan pada masa yang sama mereka juga meminta saran dan nasehat alim ulama yang jauh lebih alaim dari mereka. Manusia bukan semua sempurna.
3. Qari (yang pandai membaca Al-qur'an atau Al-Hafiz) mereka biadanya akan dijadikan Iman dalam jamaah tersebut, tetapi jika sesuatu mesjid yang imam telah ditetapkan mereka memberikan peluang kepada Imam yang telah dilantik.
4. Karnun (orang yang ingin belajar agama, sunnah nabi dll)

Jadi setelah kita tau organisasi dalam jamaah tabligh, maka tugas Muallim tadilah yang menapis hadis ini hadis Mutawathir, Hadis, Sahih, Hadis, Hasan, hadis Dhaif ataupun hadis Maudhu'.

Wallahu'alam

Al-fakir ilalAllah.
Teungku Beureunun Al-Asyi (Aceh-Indonesia)