31 Desember 2007

CINTAI RASULULLAH









Rasulullah s.a.w, Kekasih Allah SWT

Ya…Rasulullah, Kami cinta pada mu
Kami susuri sirah mu
Kami ikuti sunnah mu.










Keutamaan Nabi Muhammad s.a.w



Terjemahannya:


Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang hak agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai sakएसi.




Terjemahannya:


Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mu'min). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.


Hadits Rasulullah s.a.w.


Dari Abu Na'im dalam kitabnya, "Al Hidayah" telah meriwayatkan sebagai berikut: "Allah SWT telah memberi wahyu kepada Nabi Musa as, nabi Bani Israil, bahwa: "Barang siapa yang bertemu dengan Aku, padahal ia ingkar pada Ahmad, niscaya akan Aku masukkan dirinya kedalam neraka."


Nabi Musa as berkata: "siapa Ahmad itu, Ya Rabbi?"


Allah SWT berfirman: "Tidak pernah Aku ciptakan mahluk yang lebih mulia menurut pandangan-Ku daripadanya. Telah Ku tuliskan namanya dengan Nama-Ku di Arasy sebelum Aku ciptakan tujuh lapis langit dan bumi. Sesungguhnya syurga itu terlarang bagi semua makhluk-Ku, sebelum ia dan ummatnya terlebih dahulu memasukinya."


Nabi Musa as berkata: "siapakah ummatnya itu?"


Firman Allah SWT: "Mereka yang banyak memuji Allah. Mereka memuji Allah sambil naik, sambil turun daripada setiap keadaan. Mereka mengikat pinggang (menutup aurat) dan berwudlu' membersihkan anggota badan. Mereka shaum siang hari, bersepi diri dan berzikir sepanjang malam. Aku terima amal yang dikerjakan mereka dengan ikhlas, meskipun sedikit. Akan Ku masukkan mereka kedalam surga karena kesaksiaannya: Tiada Tuhan yang sebenarnya wajib diibadahi selain Allah."


Nabi Musa as berkata: "Jadikanlah saya nabi ummat itu."


Allah SWT berfirman: "Nabi ummat itu dari mereka sendiri."


Nabi Musa as berkata: "Masaukkan saya dalam golongan ummat nabi itu."


Allah SWT berfirman: "engkau lahir mendahului nabi dan ummat itu, sedang ia lahir kemudian. Aku berjanji kepada mu untuk mengumpulkan engkau bersamanya didalam Darul-Jalal (Surga)."







Cinta kepada Nabi Muhammad s.a.w




Terjemahannya:


"(Hukum-hukum tersebut) itu adalah ketentuan-ketentuan dari Allah. Barangsiapa taat kepada Allah danRasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya kedalam syurga yang mengalir didalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang besar."


Rasulullah s.a.w bersabda:


"Tidak beriman seseorang dari pada kamu, sehingga ia mencintai aku lebih daripada anaknya, ayahnya dan manusia semuanya." (H.R. Bukhary, Muslim dan Ahmad: Al-Jami').







Kisah Kecintaan para Sahabat kepada Nabi Muhammad s.a.w



Abu Bakr Ash Shiddiq r.a.



  1. Pada saat pertama kali beliau dan Rasulullah s.a.w pergi ke Ka'bah untuk menyatakan keIslamannya dihadapan kafir-kafir Quraisy, Rasulullah s.a.w menyarankan jangan, tetapi karena kecintaan beliau kepada Agama Allah SWT dan Rasulul-Nya. Beliau langsung saja mengucapkan kalimah tauhid dihadapan pemuka-pemuka kaum kafir Quraisy, pada saat itulah belau dan Rasulullah s.a.w diserang oleh orang Quraisy dan Abu bakr r.a melindungi tubuh Rasulullah s.a.w dengan tubuhnya. Abu Bakr r.a ditendang, dipukul dengan terompah (sepatu/kasut) sehingga berdarah tubuh beliau sedemikian parahnya sehingga beliau tidak sadarkan diri 1 hari lamanya, dalam keadaan yang demikian, Bani Teen, orang dari suku beliau membawa beliau pulang, sedang Rasulullah s.a.w telah Allah SWT selamatkan dengan Qudrah-Nya.Setelah lama tak sadarkan diri Abu Bakr r.a. membuka mata dan kata-kata yang pertama keluar dari mulut beliau ialah:"Bagaimana keadaan Rasulullah s.a.w ?" Kata-kata ini berulang-ulang terucap dari mulut beliau dan berkata:"Demi Allah, saya tidak akan makan sesuatu apapun sehingga saya melihat wajah Rasulullah s.a.w." Allahu Akbar! (lihat Kitab Faza-e-lulAmal)


  2. Ketika berhijrah beliau mendapat kehormatan mendampingi Rasulullah s.a.w dan ditinggalkan anak- isteri, ayah yang sudah tua dan semua modal-modal usahanya. Beliau merasa cukup dengan Allah SWT dan Rasulullah s.a.w.

  3. Ketika dalam ghazwah dan pertempuran, beliau senantiasa mendampingi Rasulullah s.a.w. dalam ghazwah (perang yang dipimpin oleh Rasulullah s.a.w sendiri) beliau mengambil bagian menjaga markaz dan perkemahan Rasulullah s.a.w. Dalam ghazwah Uhud, beliau menjadi benteng pagar betis melindungi Rasulullah s.a.w dalam berkecamuknya perang. Kaum Muslimin diserang dari muka dan belakang dan disaat kaum Muslimin banyak yang syahid, Abu Bakr dan sahabat lain membuat lingkaran untuk melindungi tubuh Rasulullah s.a.w dengan tubuh-tubuh mereka menjadi benteng pelindung tubuh Rasulullah s.a.w dari serangan panah, tombak dan lembing kaum kafir Quraish. Allahu Akbar!.

  4. Pernah Ali bin Abi Thalib berkata kepada sahabat-sahabat yang senantiasa bergaul dengannya. "Abu Bakr adalah orang yang paling gagah dan pemberani, ketika ghazwah Badr tidak orang yang sanggup menjaga dan mendapingi Rasulullah s.a.w, tetapi beliau sanggup dan lebih dari pada itu, Demi Allah, aku pernah melihat dengan mata kepala ku sendiri ketika orang-orang Quraisy mengelilingi Nabi s.a.w dan ingin melukai dan membunuh Rasulullah s.a.w. Mereka melontar kata-kata kotor terhadap Rasulullah s.a.w. "Engkaukah yang mengatakan Tuhan itu satu?" Demi Allah, tiada seorangpun yang sanggup mendekati dan membela Rasulullah s.a.w dalam keadaan yang sangat kritis demikian selain Abu bakr r.a. Ia datang ketempat itu dan disebakkannya orang-orang banyak dan ia berkata dengan suara yang lantang dan bergema:"Celakalah kalian, apakah berani kamu membunuh seseorang yang hanya menyebut Tuhanku Allah." Lalu Ali bin Abi Thalib membuka serbannya dan menangis.(K.H.M. Ali Usman. Sepuluh Sahabat Utama Rasulullah s.a.w )


Umar bin Khattab r.a.



"Ada yang meriwayatkan bahwasanya Umar pernah berkata kepada Rasulullah s.a.w: "Ya Rasulullah, sesungguhnya engkau lebih ku cintai dari segala sesuatu, kecuali kecintaanku terhadap diri ku. Nabi s.a.w menjawab: "Ya Umar, engkau belum lagi mencintai aku, sebelum engkau melebihkan cintamu itu daripada kepada diri mu sendiri. Mendengar itu Umarpun berkata:"Demi Allah, engkau ya Muhammad, lebih ku cintai dari diriku sendiri! Rasulullah s.a.w menjawab: "Barulah sekarang engkau mencintai aku hai umar." (H.R.. Bukhary, Muslim dan Ahmad)



Usman bin Affan r.a.



  1. Pada saat perintah hijrah datang dari Rasulullah s.a.w. ia segera melaksanakan perintah itu, tidak mengigat rumah tangga, harta kekayaan dan perusahaan dagangnya, namun ia rela meninggalkan semua itu, demi melarikan Agama Allah SWT dan Rasul-Nya. Beliau dan kaum Muhajirin bergembira karena telah termasuk dalam firman Allah SWT:


  2. Terjemahannya:


    Dan sesungguhnya Tuhanmu (pelindung) bagi orang-orang yang berhijrah sesudah menderita cobaan, kemudian mereka berjihad dan sabar; sesungguhnya Tuhanmu sesudah itu benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.


  3. Pada musim panas, kaum Muslim kekurangan air, hanya ada satu saja sumur Rumah milik orang Yahudi yang mengalirkan air jernih dan tidak kering. Yahudi itu menjual kepada orang Muslim tiap satu qirbah (1 Kg = dua kati kurma). Hal ini sangat menyusahkan kaum Muslimin, sehingga Rasulullah s.a.w. bersabda: "Barang siapa yang membeli Sumur Rumah ia akan dimasukkan kedalam surga." Demikian di dengarnya oleh beliau, lalu segeralah telaga itu dibelinya dan diwakafkan kepada kepentingan kaum Muslimin.


Ali bin Abi Thalib r.a.




  1. Beliau anak kecil yang pertama sekali membenarkan kerasulan Muhammad s.a.w dan masuk Islam ketika beliau berusia 8 tahun. Dengan itulah beliau digelari dengan :KaramAllahu Wajhahu.

  2. Beliaulah yang mengantikan tempat tidur Rasulullah s.a.w pada saat rumah Rasulullah s.a.w dikepung oleh pemuda-pemuda dan tukang bunuh dari berbagai kabilah di Quraisy dengan senjata terhunus, demi menyelamatkan Rasulullah s.a.w beliau tidur mengantikan tenpat tidur nabi dan beliau Rasulullah s.a.w tugaskan untuk memulangkan barang amanah yang pernah dititipkan oleh kaum Quraisy kepada Rasulullah s.a.w.

  3. Beliaulah orang yang tunduk atas perintah Rasulullah s.a.w, yaitu orang yang terakhir berhijrah ke Madinah. Beliau, Rasulullah s.a.w tinggalkan dengan perenpuan dan anak-anak. Beliau bertanya kepada nabi tentang hal tersebut dan Rasulullah s.a.w menjawab: "Tidakkah engkau rela kedudukan mu dengan ku bagaikan kedudukan Nabi Musa a.s dengan Nabi Harun a.s."

  4. Beliau pernah ditanya tentang cintanya kepada Rasulullah s.a.w. beliau menjawab: "Demi Allah, kami menganggap Rasulullah s.a.w, lebih berharga dari anak-anak kami dan ibu-ibu kami. Untuk berada disamping baginda adalah lebih berharga kepada kami daripada meminum air sejuk ketika terasa terlalu dahaga." Allahu Akbar!






(Bukti Cinta kita kepada Rasulullah s.a.w)




Terjemahannya:


Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.



Rasulullah s.a.w bersabda:


"Dari Abu Hurairah r.a. saya mendengar Rasulullah s.a.w bersabda: Jangan kamu jadikan rumah-rumah mu bagai kubur dan janganlah kamu menjadikan kubur ku sebagai persidangan hari raya. Bersalawatlah kepada ku, karena salawat mu sampai kepada ku dimana saja kamu berada." (H.R. An Nasai, Abu Dawud dan Ahmad disahihkan oleh An-Nawawi)




"Manusia yang paling utama terhadap diriku pada hari Qiamat ialah manusia yang paling banyak bersalawat kepada ku." (H.R. Thurmudzy)



"Bahwasanya do'a itu berhenti antara langit dan bumi, tiada naik, barang sedikit jua daripadanya sehingga engkau bersalawat kepada nabi engkau. (H.R. At Thurmudzy)








Sanjak untuk Nabi Muhammad s.a.w


Oleh

Tgk.Beureunun.(6 Rabiulawal 1421)


Terjemahannya:


Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang


mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.





Nabi Muhammad Rasulullah….


Kami bersumpah dengan Nama Allah


Tiada Tuhan selain Allah


Dan Nabi Muhammad Rasulullah.





Rasulullah…


Jauh masa berlalu sudah


Masa engkau dengan masa kami telah jauh terpisah


Tapi, wahai kekasih Allah


Kami tunduk kepada Allah dengan mengikut syari'ah


Kami ikuti jejak engkau dengan berpandu kepada sunnah.





Ya Rasulullah…


Kami kenang perjuangan, pengorbanan & penderitaan mu dalam sirah


Tiap terkenang air mata kami berlinang, karena rindu semakin bertambah


Wahai kekasih Allah kami cinta pada mu.





Rasulullah…


Kami hanya bisa bermunajat kepada Allah


Semoga kami Allah perkenankan berjumpa dengan engkau di yaumul Qiamah


Kami bersalawat, semoga kami dalam orang-orang yang mendapat syafa'ah.





Kekasih Allah…


Engkau bagaikan cahaya mataharibersinar cerah


Engkau bagaikan bulan purnama yang terserlah


Engkau pembawa cahaya Islam dalam kelam jahiliah.



Engkaulah panutan ummah


Padamu terdapat suri tauladan dan akhlakul karimah.

























Kenangan Peninggalan Baginda Rasulullah s.a.w









Pintu


Janggot Rasulullah


Tapak kaki Rasulullah









Pedang Rasulullah


Surat Rasulullah


Gigi Rasulullah